Memulai untuk membuka usaha sendiri dengan modal yang minim memang tidak mudah..apalagi memulainya dengan menjadi reseller..yang modalnya mulai dari meng-upload foto-foto dengan semenarik mungkin di media sosial dengan tujuan bagi mereka yang melihat akan tertarik dan membeli..
bagian yang paling menyenangkan dari usaha online shop sebagai reseller sudah tentu kalau ada orang yang membeli dagangan yang sesuai foto-foto yang ditaruh di media sosial... namun tak sedikit juga kesedihan atau kerugiannya...
mulai dari sekedar bertanya bahan barang ,harga barang, warna barang hingga berhari-hari namun akhirnya tak jadi beli hingga barang yang datang ke tangan kustomer patah dalam perjalanan (kesalahan bagian jasa pengirimannya yang tak serius memberikan pelayanan yang maksimal) seperti apa yang saya alami minggu lalu saat seorang kustomer memberi tahukan bahwa barang pesanannya tiba dalam kondisi patah dan lepas...disertai bukti fotonya..
sontak kaget, sedih, dan marah bercampur...
sudah pakai jasa pengiriman mahal One Night Service (yang bukan one night pula) tetap saja hasil yang datang ke tangan kustomer sangat tidak memuaskan. Padahal sudah di tempelin stiker "JANGAN BANTING"
ada juga yang sudah order barang namun tidak jadi beli padahal sudah di pay first oleh ku sendiri sebab kalau tidak seperti itu maka barang dari supplier akan cepat habis.
beberapa teman yang sudah ada pengalaman bisnis bertahun-tahun memberi saran agar sebaiknya diberlakukan sistem Pay First Pay Get dari calon kustomer setelah mereka tertarik untuk membeli .
Tapi memang dalam hal ini memang aku harus lebih banyak untuk tidak menggunakan perasaan dalam bisnis, dan itu yang masih sangat sulit untuk ku lakukan .
Senin, 07 September 2015
Minggu, 12 Juli 2015
(berusaha) keluar dari kotak
Dan itu artinya beberapa saat lagi bulan Juli ini akan berakhir
Liburan yang terasa amat banyak dan panjang tiap idul fitri terasa begitu panjang karna sekali lagi di tahun ini (sudah tahun ke 3 idul fitri) aku tak pulang ke bekasi tempat orangtua dan adik ku berada memanfaatkan waktu tanggal merah yg banyak ini.
Bukan tak mau bertemu mereka disana tapi hanya berpikir untuk mensaving kumpulan THR dari bapak boss , ibu boss, dan beberapa rekanan di kantor untuk tambahan modal usaha kain yang baru bulan ini aku rintis..
Entah mengapa aku yang "buta" dalam urusan dagang kali ini seperti begitu optimis mau belajar menjadi pengusaha.
Tak bisa di pungkiri keterlibatan seseorang yang sudah 3 tahun ini menjadi teman dekat ku ikut punya andil buat ku untuk mulai berani mengubah prinsip keluarga ku yg slalu katakan "kita gak akan pernah bisa menjadi pengusaha, gak punya bakat dagang" dan juga seorang sahabat ku sejak SMP yang sudah lebih dulu memulai usaha bakery nya. Bukan hanya itu adik pemudi di gereja meski usianya masih 20 tahun namun sudah punya bisnis sepatu online sejak 2 tahun lalu .. Jadi sebenarnya bukan kebetulan aku berada di tengah2 mereka dan dipertemukan Tuhan dengan mereka.
" Out of the Box " itu yang saat ini sedang aku lakukan..
Mungkin dengan bisnis aku bisa sejenak "lari" dari pergumulan ku yang lain.
Emosi ku akan tersalurkan ke media yg justru akan membuat ku tanpa sadar membuatku melihat potensi ku yang tersembunyi. Semoga Tuhan Memberkati ...
Langganan:
Komentar (Atom)
